
MAKASSAR – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh santri-santri berbakat dari SD Muhammadiyah Temanggung. Dalam ajang bergengsi Olympic Ahmad Dahlan (Olympicad) ke-8 yang berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 11-14 Februari 2026, kontingen sekolah berhasil membawa pulang medali emas tingkat nasional.
Delegasi Terbaik di Tanah Daeng
SD Muhammadiyah Temanggung mengirimkan delegasi pilihan yang terdiri dari 4 siswa dan 1 guru untuk berkompetisi di berbagai cabang lomba:
- Ainuna Kayla Pradana (Lomba Kaligrafi)
- Janitra Radmila Suryakanthi (Lomba Story Telling)
- Dervy Rahmandhita Refanda (Lomba Dakwah Digital)
- Aida Rafa Fathina Binti Musa (Lomba Matematika)
- Audria Neviezka Sarasti Syafrodin, M.Pd. (Lomba Inovasi Pembelajaran)
Rombongan didampingi langsung oleh Kepala Sekolah, Ibu Triana Widiastuti, S.Pd., serta Bapak Arif Zulfikar, S.Pd. sebagai pendamping teknis.

Rangkaian Kegiatan: Dari Seminar Global hingga Kompetisi Ketat
Perjalanan kontingen dimulai pada hari pertama dengan pembukaan megah di Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH). Para pendamping dan peserta juga berkesempatan mengikuti Seminar Internasional bertajuk “Membangun Global Muslim Citizens melalui STEM” yang menghadirkan pakar pendidikan dunia seperti Mutiara Hikma Mahendradatta (CEO Maleo Group) dan Eng. Abdullah Bawazier dari Ummul Quro University.

Hari kedua merupakan puncak perjuangan di mana para siswa harus bersaing dengan kurang lebih 8.000 peserta dari seluruh Indonesia. Atmosfer kompetisi yang ketat tidak menyurutkan semangat siswa-siswi SD Muhammadiyah Temanggung untuk memberikan penampilan terbaik mereka.

Capaian Manis: Medali Emas Kaligrafi
Kegembiraan memuncak pada hari ketiga saat pengumuman final dan penutupan. Ainuna Kayla Pradana berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Medali Emas ke-3 dalam cabang Lomba Kaligrafi dengan perolehan nilai fantastis, yaitu 91.

“Meskipun tidak semua cabang membawa pulang piala, namun pengalaman bertanding di level nasional dan bertemu dengan ribuan teman dari seluruh Indonesia adalah juara yang sesungguhnya. Kami sangat bangga dengan keberanian dan antusiasme anak-anak,” ungkap Ibu Triana Widiastuti, S.Pd., Kepala SD Muhammadiyah Temanggung.
Pengalaman Tak Terlupakan
Seluruh peserta mengaku sangat senang dan bersyukur. Selain membawa medali, mereka pulang membawa wawasan baru, kemandirian, dan persahabatan lintas provinsi. Pengalaman ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa SD Muhammadiyah Temanggung lainnya untuk terus berani bermimpi dan berprestasi.
